Kamis, 08 Agustus 2013

5 Tempat Wisata Paling Rawan Kejahatan di Dunia


5 Tempat Wisata Paling Rawan Kejahatan di Dunia

Berdasarkan sebuah survey yang dilakukan Associated Chambers of Commerce and Industry India, akibat kasus perkosaan terhadap wisatawan Swiss di Mady Pradhes, Maret 2013 lalu, kini jumlah wanita asing yang mengunjungi India turun 35 persen dalam 3 bulan terakhir. Tentu saja itu merupakan sebuah kerugian bagi dunia pariwisata India. Padahal India merupakan salah satu negara kaya akan budaya dan keindahan alamnya.Berikut kami telah merangkum 5 Tempat Wisata Rawan Kejahatan :

1. Srilanka
Pemerintah Srilanka menerima banyak pengaduan dari wisatawan mengenai kasus pelecehan seksual yang dilakukan warganya. Pelecehan tersebut terutama terjadi di kawasan wisata pantai. Bahkan pada Januari 2013 lalu, kepolisian Srilanka menangkap seorang pria lokal yang mencoba melakukan pelecehan seksual terhadap turis perempuan asal jerman yang sedang berjemur. Banyak turis yang melaporkan tindak pelecehan seksual tersebut dilakukan oleh pedagang di tepi pantai, tukang pijat, dan sopir angkutan umum. Sebagian besar turis pelapor berasal dari Eropa.

Kini untuk mencegah semakin tingginya pelecehan seksual, pemerintah Srilanka merekrut dan melatih secara khusus polisi untuk mahir berbahasa Inggris, agar bisa membantu turis lebih baik. Salah satu kendala sulitnya pertolongan yang diberikan pihak keamanan di Srilanka, akibat ketidakmengertian polisi lokal setempat akan bahasa para turis.


2. Koh Phangan, Thailand
Kawasan wisata tidak aman berikutnya yakni di Koh Phangan, Thailand. Sebuah pulau di teluk Thailand, provinsi surat thani ini terkenal dengan pesta Bulan Purnamanya, yang biasa di selenggarakan di Pantai Haad Rin. Saat pesta ini digelar, para backpacker dunia selalu tumpah ruah di kawasan yang terkenal dengan keindahan pantainya tersebut. Apalagi di Koh Phangan yang memiliki luas lebih dari 80 Km2 tersebut terdapat taman nasional. Hutan hujan alami dan keragaman hewan dan tumbuhan menjadikan kawasan ini layak sebagai tujuan wisata papan atas di Thailand dan Asia.

Namun dalam beberapa tahun terakhir kawasan ini mulai dianggap tidak nyaman, akibat keamanan yang minim, sehingga sering kali terjadi keributan, baik sesama wisatawan, maupun dengan penduduk lokal. Bahkan pada malam tahun baru 2012, seorang turis asal Inggris tewas tertembak saat terjadi bentrokan dua kelompok pemuda di Thailand. Dan ternyata kejadian seperti tewasnya Ashton bukan hal baru di tempat tersebut, sejak 2009 sudah ada sembilan turis Inggris tewas di Thailand, yang juga menjadi korban keributan antar kelompok penduduk lokal.


3. Barbados, Karibia
Tempat wisata yang akhirnya sangat ditakuti padahal pesona alamnya menjadi daya tarik bagi wisatawan adalah Barbados. Negara kepulauan yang berada di perbatasan Laut Karibia dan Samudera Atlantik ini, dalam beberapa tahun terakhir menjadi tidak aman dengan banyaknya perampokan yang dialami wisatawan. Pada Maret lalu dua orang turis asal Inggris tewas di tangan perampok saat menikmati liburan.

Sebenarnya walaupun beberapa kali terjadi perampokan, penodongan dan pelecehan seksual pada para turis, namun presentasinya masih terbilang kecil dibanding negara lainnya. Hanya saja setelah kejadian tewasnya turis asal Inggris akibat di tembak perampok, pemerintah Inggris kini memberi peringatan agar semua warganya yang berada di barbados lebih berhati-hati, karena di negara yang dianggap lebih aman, kejahatan masih sangat mungkin terjadi.


4. Acapulco, Meksiko
Tempat berikutnya yakni acapulco, Meksiko. Kota ini merupakan resort terkenal di kalangan para backpacker, karena harganya yang murah, namun panorama keindahan alamnya tergolong kelas atas. Kota ini merupakan salah satu kota resor terkenal di Meksiko dan termasuk yang tertua. Bahkan pada tahun 1950-an, kota acapulco menjadi kota resort favorit selebritis hollywood dan para jutawan dari seluruh dunia saat berlibur.

Bahkan reputasi acapulco sebagai kota resor terus menurun, setelah kejadian pemerkosaan terhadap enam turis perempuan di sebuah resor pada Februari 2013 lalu. Yang lebih dianggap tidak aman karena, para perampok bisa menyerbu resort hingga kamar. Namun kejadian tersebut tidak membuat pemerintah setempat lebih meningkatkan pengamanannya, sehingga beberapa negara, memberi peringatan khusus jika warganya akan berlibur ke Acapulco.


5. Agra, India
Tempat wisata terakhir yang dinyatakan tidak aman juga berada di India, yaitu Agra. Kota ini menjadi salah satu kawasan yang selalu didatangi wisatawan setiap tahunnya untuk mengunjungi Taj Mahal berdiri. Namun sayang maret lalu reputasi kota ini tercoreng setalah seorang turis perempuan asal Inggris mengalami luka serius, karena melompat dari lantai dua Hotel Agra mahal, tempat turis tersebut menginap.

Setelah ditelusuri ternyata alasan perempuan tersebut lompat karena akan diperkosa manajer hotel. Polisi di kota Agra sempat mengamankan manajer hotel yang diduga akan melakukan perkosaan tersebut. Namun sang manajer hotel membantah kalau ia akan melakukan perkosaan. Manajer hotel beralasan ia akan membangunkan perempuan tersebut agar tidak tertinggal penerbangan pulang. Berbagai komentar miring akan kondisi hotel Agra mahal bermunculan di duni maya. Dalam situs tinjauan tripadvisor, seorang wisatawan asal florida menuliskan kalau dirinya pernah diganggu di malam hari oleh manajer hotel yang sedang mabuk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar